Surga di telapak Kakimu?


Fuck Mom !!!

Fuck Mom !!!

Sesosok bayi lelaki ditemukan dalam keadaan hidup di pinggir jalan kawasan Teluknaga, Tangerang, Banten, Selasa (23/3). Diduga bayi laki-laki yang berusia kurang dari sepekan tersebut dibuang orang tuanya karena terlahir dalam kondisi cacat.

Bayi ditemukan oleh Ibu Ela. Yang bersangkutan kemudian melapor ke ketua rukun tetangga setempat. Ketua RT lalu menghubungi polisi. Kini bayi dirawat di Rumah Sakit Umum Tangerang. Secara keseluruhan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Seluruh organ tubuhnya berfungsi normal. Hanya saja ada kelainan di bagian mulut bayi.

Kepolisian Sektor Teluknaga berharap warga di sekitar lokasi ditemukannya bayi dapat membantu menelusuri orangtua yang tega membuang anaknya. Polisi akan menyisir klinik ataupun puskesmas yang dalam sepekan terakhir kemungkinan menolong persalinan ibu bayi malang ini

——————————————————————–

Sesosok bayi ditemukan di dalam kakus di belakang rumah seorang warga di Desa Sidodadi, Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (21/3). Saat ditemukan, sang bayi dalam kondisi lemas dan tak berpakaian. Sang bayi kemudian dibawa ke rumah salah seorang bidan. Bayi yang memiliki berat 1,8 kilogram serta panjang 40 sentimeter itu harus dirawat di dalam inkubator. Polisi masih menyelidiki kasus ini guna menangkap pelaku yang membuang bayi tak berdosa ini.

Nasib lebih buruk menimpa seorang bayi di Desa Pegalangan, Kecamatan Maron, Probolinggo. Jasad bayi laki-laki itu ditemukan tersangkut di sungai terbungkus dalam plastik. Bayi malang itu diperkirakan masih berusia enam bulan kandungan dengan panjang tidak lebih dari 25 sentimeter. Diduga, bayi tersebut sengaja dibuang karena tidak dikehendaki orangtuanya. Mayat bayi selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Waluyo Jati Kraksaan untuk diotopsi.

——————————————————————-

Bayi yang ditelantarkan sang ibu di sebuah becak bermotor di Medan, Sumut, akhirnya kembali ke keluarganya, Selasa (23/2). Belakangan diketahui, sang ibu ternyata mengalami stres.

Rudi Aritonang, sang penarik becak bermotor yang merawat bayi tersebut, membawa sang bayi bersama keluarganya ke Polsekta Medan Sunggal. Dengan bukti berbagai tanda di tubuh dan sejumlah foto yang ditunjukkan pihak keluarga, akhirnya polisi memastikan bayi itu anggota keluarga mereka.

Bayi mungil itu, Jakson dan biasa disapa Jones, merupakan anak pasangan Janpatar Sidabutar dengan Dina Mariana, warga Jalan Seser, Medan. Janpatar mengaku sangat senang bisa kembali bertemu dengan buah hatinya. Informasi keberadaan anaknya itu didapatnya dari tayangan di Liputan 6 Pagi dan membaca sejumlah media cetak lokal.

Kapolsekta Medan Sunggal Ajun Komisaris Polisi Faisal Napitupulu mengatakan, meski bukti-bukti awal cukup kuat, pihaknya akan tetap melakukan tes darah dan DNA untuk menguatkan pembuktian tersebut.

Seperti diketahui, peristiwa bayi yang ditelantarkan ibunya ini terjadi Ahad (21/2) siang, saat seorang wanita bersama bayinya menumpang becak bermotor. Si wanita turun di depan sebuah gang dengan alasan ingin menemui temannya. Tapi hingga tiga jam lebih, wanita tersebut tak kunjung kembali.

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: