Garuda Air Line tenaga Surya


Pesawat Tenaga Surya

Pesawat Tenaga Surya

Pagi itu di Lapangan Udara bandara Sukarno – Hatta lagit tampak cerah, beberapa awak pesawat telah bersiap untuk menerbangkan produk perdeana putra bangsa. PT. Dirgantara Indonesia telah berhasil menciptakan pesawat modern abad ini, pesawat yang selama ini menjadi cita – cita setiap penerbang, dimana mereka tak lagi terbatasi dengan Energi berbasis Minyak, melainkan cukup dengan sinar matahari yang sepertinya kian hhari kian melimpah pasokannya dan tak perlu bayar lagi untuk mendapatkannya.

Sementara itu, di sisi lain para pejabat negara dengan bangga turut menghadiri lepas landas perdana pesawat dengan tulisan Garuda Airlines di badannya berwarna biru dengan sentuhan hijau metalik, sebuah Logo dengan sentuhan karakter baru yang Elegan. mencerminkan model transportasi yang ramah lingkungan serta terjangkau bagi siapa saja.

Mesin menderu, diiringi tepuk tangan yang meriah dari seluruh hadirin di bandara, bahkan acara itu disiarkan langsung oleh semua stasiun TV di negeri ini, hingga tak ada alasan untuk tidak bisa ikut merasakan kegembiraannya. beberapa saat kemudian, dengan penuh percaya diri, sang pilot yang di kabarkan oleh seorang pembawa acara stasiun TV berasal dari pedalaman Papua (anak seorang kuli panggul yang berhasil mendapatkan gelar Pilot nya di Jerman, karena kebaikan pemerintah Indonesia yang menggratiskan semua biaya sekolah bagi semua rakyatnya bahkan sampai kuliah di luar negeri.) mulai menaikan pesawat dan…… semua berteriak kegirangan, sambil bertepuk tangan. bahkan Bapak presiden yang turut hadir, hingga memberikan Standing Aplouse untuk keberhasilan pesawat ini tinggal landas dengan sempurna.

Tapi sayang ternyata semua itu masih jadi impian belaka, sedangkan kejadian nyatanya masihn di luar sana.

Pesawat bertenaga surya tak jadi mimpi lagi. Pesawat dengan sayap selebar milik pesawat jet jumbo ini memang hanya mempunyai kekuatan tak lebih dari perahu motor kecil. Namun telah diuji coba berhasil membelah langit Swiss.

Pemiliknya mempunyai keinginan lebih dari pesawat yang ramah lingkungan ini. Menjelajah seluruh dunia. Tenaga surya ini mampu menerbangkan pesawat sejauh 2,5 kilometer dengan kecepatan yang belum membanggakan karena belum bisa melebihi kecepatan kayuhan sepeda.

Dirancang oleh petualang Swiss Bertrand Piccard, penerbangan uji coba selama 90 menit telah membuktikan pesawat mampu lepas landas dan mendarat. Pesawat berhidung ke atas dengan kecepatan 28 mph mampu melayang di langit biru sebelum mendarat dengan aman.

Lebar sayap mencapai kurang lebih sama dengan sebuah pesawat Boeing 747. Namun beratnya hampir sama dengan sebuah mobil kecil. Bahan bakar tidak digunakan dalam menggerakkan pesawat ini, namuan menggunakan sayap yang bagian atasnya sudah diselimuti 12.000 sel surya, yang memanfaatkan energi matahari dan empat motor listrik.

Proyek yang menelan 65 juta pound sterling atau sekitar Rp 825 miliar telah diuji sejak Desember. Ini adalah pertama kalinya pesawat telah benar-benar mencapai langit.

Penerbangan malam akan direncanakan beberpa tahun ke depan. Tim berharap penerbangan ini mampu membukukan rekor, yang tercapai tidak sampai 2012.

Piccard, co-pilot penerbangan non-stop pertama keliling dunia dengan balon pada tahun 1999, mengakui timnya telah menghadapi “tanda tanya besar.” “Tidak pernah ada pesawat semacam itu yang bisa terbang, tidak pernah menjadi pesawat begitu besar, begitu ringan dan menggunakan energi sedikit.”

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: