Ternyata Karet Pengaman LPG 3 Kg. belum SNI, DASAR !!!!


Karet LPG belum SNI....Dasar !!!

Karet LPG belum SNI....Dasar !!!

Jakarta, (tvOne) Karet pengaman atau “seal” yang terdapat pada tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram ternyata belum disertai label standar nasional Indonesia (SNI), sehingga diduga menjadi salah satu penyebab seringnya terjadi kebocoran gas. “Dari semua perangkat tabung elpiji tiga kilogram, hanya karet `seal` pengaman yang tidak berlabel SNI,” kata Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Inayat Iman, di Surabaya, Kamis (24/6). Inayat yang ditemui saat acara sosialisasi perlindungan konsumen elpiji itu, menduga karet pengaman tidak ber-SNI itu, menjadi salah satu penyebab kebocoran gas yang kemudian mengakibatkan terjadinya ledakan. Menurut dia, selama ini penyebab terjadinya ledakan tabung elpiji ukuran tiga kilogram tidak hanya berasal dari tabung tersebut, tetapi ada perangkat lain yang kualitasnya kurang bagus. “Tabung tidak bisa meledak, tetapi kebocoran gas mungkin disebabkan oleh selang yang bocor, regulator kurang bagus atau karet `seal` pengaman yang tidak sesuai standar SNI,” tegas Inayat. Perangkat tabung gas yang sudah terpasang label SNI, antara lain katup dengan standar mutu SNI 1591:2008, tabung ber-SNI 1452:2007, selang karet SNI 06-7213-2006 dan adendumnya, kompor gas satu tungku SNI 7386:2007, dan regulator tekanan rendah SNI 7369:2008. “Untuk karet `seal`, kami minta Pertamina segera memasang label SNI di tabung elpiji tiga kilogram,” katanya. Apalagi, tambah Inayat, sampai sekarang ada dua jenis karet seal yang beredar di pasar dan masing-masing berbahan plastik dan karet. Namun, keduanya sama-sama berwarna hitam. “Selama ini, jumlah karet `seal` yang sudah diperdagangkan mencapai jutaan unit dan semuanya tanpa label SNI. Kondisi ini berbahaya bagi konsumen khususnya masyarakat awam,” katanya. Inayat Iman merespon positif rencana Pertamina memasang label SNI di karet “seal” tabung gas elpiji dan memberi tanda khusus, yakni karet berwarna merah. Sales Representative Gas Domestik Rayon I (Area Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang) PT Pertamina Regional V, Donny Brilianto, yang dikonfirmasi terpisah membenarkan soal rencana memproduksi dan memasang karet seal ber-SNI tersebut. “Untuk itu, kami sarankan masyarakat sebagai pengguna tidak menerima tabung elpiji dalam kondisi karet seal rusak. Selain itu, hindari penggunaan karet gelang di tabung elpiji walaupun tujuannya untuk mengantisipasi kebocoran gas,” katanya. (Ant)

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

One Response to Ternyata Karet Pengaman LPG 3 Kg. belum SNI, DASAR !!!!

  1. nurrahman18 mengatakan:

    SNI menjadi bahan “jualan” yg entah benar berkualitas atau tdk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: