Effect Pelangi, Cetak Intlagio, Optical Variablel Ink, Mewarnai kemunculan Uang Rp.10.000 baru.


Bank Indonesia (BI) Surabaya menyiapkan stok uang kertas baru pecahan Rp 10.000 sebesar Rp15,5 miliar. Sementara untuk uang logam baru pecahan Rp 1.000, BI Surabaya menyiapkan senilai Rp 271 juta. “Dua pecahan mata uang tersebut sudah bisa didapatkan masyarakat di kantor BI atau beberapa bank yang ditunjuk untuk menyalurkannya,” kata Deputi Pemimpin BI Surabaya Bidang Pembayaran, Mahmud.

Dikatakannya, dua pecahan baru tersebut adalah pecahan yang paling banyak digunakan dan diminta masyarakat, khususnya pada momen menjelang puasa dan Lebaran. Setiap harinya, BI Surabaya membatasi jumlah masyarakat yang bisa menukar uang baru tersebut sebanyak 250 orang. “Itu kapasitas maksimal tenaga penukaran uang yang kami miliki. Karena selain untuk penukaran uang baru, kami juga harus tetap melayani permintaan penukaran uang rusak,” katanya.

Selain membatasi jumlah orang yang mengantre, BI juga membatasi jumlah uang yang bisa ditukar. Setiap pecahan mata uang, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu dan Rp 1.000 masyarakat hanya bisa menukar sebanyak 1 bendel atau sejumlah 100 lembar. “Sengaja kami batasi agar distribusinya bisa merata,” kata Mahmud. Selain di kantor BI, masyarakat juga bisa mendapat koin pecahan uang baru tersbut di 25 kantor bank pemerintah dan swasta di Surabaya yang sudah ditunjuk. Bank itu di antaranya BCA, Mandiri, BNI, BRI. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Budi Rochadi menjamin persediaan uang logam pecahan Rp 1.000 tahun emisi terbaru yang dikeluarkan sejak Selasa kemarin jumlahnya akan melimpah saat Lebaran. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu takut atau mengantre panjang untuk memperolehnya.

BI sendiri merencanakan pencetakan uang logam pecahan Rp1.000 terbaru sebanyak 719 juta keping. “Sekarang ini sudah dicetak Peruri sebanyak 300 juta keping dan ini sudah disebar,” kata Budi di Kantor Bank Indonesia Bandung, Selasa (21/7). Untuk uang pecahan Rp10.000 desain baru, BI mencetak 820 juta bilyet tahun ini. Saat ini, Peruri sudah mencetak 120 juta bilyet. “Kami sudah minta Peruri. Jadi nanti pada saat Lebaran tidak akan kekurangan uang kecil,” katanya.

Uang pecahan Rp10.000 desain baru itu siap edar untuk menggantikan pecahan Rp10.000 lama tahun emisi 2005 yang berwarna ungu kemerahan. Seperti diberitakan Surabaya Post Selasa kemarin, BI telah merilis uang pecahan Rp 1.000 logam baru dan 10.000 baru di Bandung. Uang 1.000 baru sekilas mirip pecahan Rp 100 itu dibuat dengan desain bernuansa Sunda yakni angklung dengan latar belakang Gedung Sate.

Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan pemilihan motif angklung dengan latar belakang Gedung Sate dalam uang logam Rp 1.000 baru merupakan wujud pelestarian kebudayaan. den Ciri-ciri Uang Pecahan Baru Rp 10.000 – Ada tanda air berupa gambar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan electrotype berupa logo BI dan ornamen daerah Palembang. Sebenarnya, gambar Sultan Palembang ini juga pernah dipakai di mata uang rupiah pecahan 10.000 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada 20 Oktober 2005. –

Perubahan lainnya dari uang kertas Rp10.000 yang baru ini adalah : * Penambahan unsur pengaman rainbow printing dalam bidang berbentuk segi lima yang memiliki efek berubah warna (efek pelangi) apabila dilihat dari sudut pandang tertentu, pada sebelah kanan gambar utama. * Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan di tengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar pada sebelah kanan gambar utama. * Perubahan kode tuna netra berupa satu buah lingkaran yang semua tidak kasat mata menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio), terletak pada samping kanan gambar utama. * Penggantian tinta berubah warna (optical variabel ink) berupa segi delapan yang berubah warna dari hijau menjadi biru, apabila dilihat dari sudut pandang berbeda, menjadi desain logo BI di dalam bingkai berbentuk ornamen daerah Palembang dan tidak berubah warna (cetak offset), terletak pada sebelah kanan bawah uang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sumber : BI

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: