Daging Kelinci atau Daging Tikus??? lihat prosesnya. (awas daging kelinci yang ditawarkan, tapi tikus yang anda makan).


Tikus – tikus hasil buruan disiapkan sedemikian rupa.

Pembakaran tikus dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan bulu. mereka biasanya menggunakan Las untuk mempermudah proses.

Pencucian tikuspun dilakukan untuk menghilangkan jejak bulu tikus yang dimungkinkan masih tersisa setelah proses pembakaran.

Pemotongan daging tikus dilakukan dengan sebaik – baiknya sehingga sekilas mampu mengecoh calon pembeli dan tidak akan mengira bahwa itu adalah daging tikus.

Untuk lebih meningkatkan effect daging sapi, maka pelaku menggunakan bumbu kaldu sapi untuk mempertajam bau sapi dan sekaligus menghilankan aroma aneh dari daging tikus.

Setelah bumbu meresap dan mampu melawan bau asli daging tikus, dilakukanlah penggorengan.

Selesai, semua proses produksi telah dilalui. dan lihatlah, sekilas mata pastilah tak akan mampu mengira bahwa itu adalah daging tikus.

Stop….!!!! namun demikian pastinya daging tikus lebih berlemak..!!!!

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: