Heboh_Ular Piton raksasa, gegerkan Warga Gunungkidul.


ular_piton

ular_piton

Souvenir_Ular Piton_Ular besar jenis piton dengan panjang sekitar 3 meter dan berat 25 kg ditemukan di Dusun Plumbungan, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Gunungkidul  Minggu (6/2). Kabar ditangkapnya ular tersebut, membuat heboh warga setempat. Apalagi, sebelumnya banyak ayam milik warga yang hilang.
Binatang melata pemangsa hewan ternak itu berhasil dijinakkan Joko Wusono (37) warga setempat. Sebelumnya, warga kampung mengaku resah karena diketahui ada banyak ayam yang tiba-tiba hilang. Pada saat ditangkap, ular tersebut sedang melahap sedikitnya 2 ekor ayam milik warga Dusun Kepil, Desa Putat, Kecamatan Patuk.
Joko Wusono yang berhasil menangkap ular tersebut menuturkan, ular jenis piton tersebut berhasil ditangkap Minggu (6/2) dini hari di pekarangan rumah milik Sumilah (48) warga Dusun Kepil.
Saat ditangkap, ular besar tersebut tengah memakan ayam. Tidak mau kehilangan kesempatan, Joko langsung mengambil peralatan besi yang biasa digunakan untuk menjepit kepala ular. “Begitu kepala kena, saya tarik ternyata sangat panjang,” katanya.
Joko menceritakan, warga di tetangga kampungnya dalam beberapa bulan terakhir sering kehilangan ayam. Mereka sama sekali tidak menyangka jika ayam-ayam tersebut dimakan ular, sebab sebelumnya di pekarangan penduduk tidak ditemukan adanya tanda-tanda adanya kulit atau bekas ular melata.  Dengan ditemukannya ular tersebut, maka semunya menjadi jelas. “Seingat saya baru kali ini menemukan ular sebesar ini, “ imbuhnya.
Setelah dibawa pulang ke rumahnya, sejak kemarin pagi warga yang mendengar penangkapan ular piton ini langsung berdatangan untuk melihat. Warga yang datang pun mencoba memegang ular piton tersebut, bahkan ada yang mengendong dan diabadikan dengan foto dari telepon seluler.
Erma (21) warga Plumbungan, Desa  Putat, Kecamatan Patuk mengaku, meski selama ini belum pernah memegang ular, namun karena melihat teman-temannya yang lain berani memegang, maka dia pun memberanikan
diri untuk memegang uler tersebut dan diabadikan dengan foto. “Baru kali ini saya berani mas, mumpung ada teman-temannya, lagian ulatrnya tidak galak,” akunya.
Untuk menjaga agar ular yang ditangkap tidak lari, oleh Joko ular tersebut dimasukkan dalam karung. “Siapa yang membeli dan harganya cocok, akan saya jual, “ pungkasnya.

Perihal Dot
DOT Productions Owner, kami bergerak di bidang jasa Percetakan, Advertising, yang sudah beroperasi sejak tahun 2000. Selain itu kami Juga Merintis sebuah Band Underground dengan konsep Pelestarian budaya bangsa pada khususnya Kuda Lumping. Band dengan Tittle "Debis Of ancesTor" Atau DOT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: