Ciri – ciri orang Ikhlas dan ciri – ciri orang Berakal.


Apa bedanya?

Apa bedanya?

Dotproductions_Souvenir Hati_Menghadapi kehidupan yang semakin penuh tantangan, persoalan, masalah, dari berbagai sudut kehidupan baik pribadi individu sendiri maupun yang datang dari lingkungan sosial masyarakat.
Persiapan dan kesiapan lahir dan bathin sangat di butuhkan dan menjadi sesuatu yang penting. kekuatan jiwa serta psikologis harus diasah sedemikian rupa untuk menghadapi tantangan dan cobaan hidup yang tak pernah henti – hentinya mendera semua elemen. Tak peduli mereka yang miskin, yang kaya pun tak luput dari persoalan.
Kemampuan menghadapi tantangan dan beban hidup tak akan dapat dimiliki seseorang tanpa adanya rasa ikhlas yang kuat dan berakar dari keyakinan agama yang mendalam. Stress,… katakanlah demikian, menjadi akibat dari ketidak mampuan seseorang dalam menghadapi cobaan kehidupan yang terkadang datang bertubi – tubi.
Kegagalan, keterpurukan, kesalahan, trauma, dan berbagai jenis masalah serupa hanya mampu di obati dengan memperbaiki hati dengan IKHLAS. meskipun ikhlas tak mampu di lihat atau bahkan di beli di toko obat, namun ada beberapa ciri – ciri yang bisa di ketahui bagaimana seseorang menghadapi kehidupan dengan berbekal Ikhlas,…

TIGA CIRI ORANG YANG IKHLAS

1. Ia selalu menyembunyikan ibadahnya..
2. Selalu menyembunyikan sedekahnya..
3. Selalu menyembunyikan musibahnya..

Lalu cukupkah hanya dengan ikhlas…?
Manusia adalah makhluk yang paling sempurna, ia diciptakan dengan akal yang mampu melebihi Malaikat namun jikia akal tak ia pergunakan dengan baik justru bisa menjerumuskannya ketingkatan yang lebih rendah dari binatang. Kita semua tahu karena akal lah manusia mampu mengetahui dan mempelajari isi petunjuk Al – quran. Lalu bagaimanakah ciri – ciri orang berakal? secara singkatnya adalah sebagai berikut….

3 CIRI ORANG YANG BER AKAL..!!

1. Ia minta tolong kepada ALLAH, dengan adanya dunia untuk (bekal) di akhirat..
2. Selalu mema’afkan orang yang bersalah (kepadanya)..
3. Sabar atas segala kesusahan..

(lihat syarah minahutsaniyah hal : 16-17 bagian sisi dalam wasiat Nabi)

Semoga kita semua trmasuk orang yang IKHLAS dan orang yang benar-benar berakal..

Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin..

Do’a dan Sunnah – Sunnah ber_Qurban.


Do'a dan Sunnah - Sunnah ber_Qurban.

Do’a dan Sunnah – Sunnah ber_Qurban.

Souvenir_Do’a dan Sunnah – Sunnah ber_Qurban._Saat hari raya idul Adha, tak lengkap rasanya tanpa menyembelih hewan qurban. Beberapa lembaga Amil Zakat, masjid, musholla, sekolah, dan lain-lain berlomba-lomba mengumpulkan hewan qurban yang akan disembelih saat hari raya tersebut. Ratusan bahkan ribuan sapi dan domba dikumpulkan oleh lembaga-lembaga tersebut dengan berbagai macam cara pengelolaan.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah saat penyembelihan. Jangan sampai lembaga  atau panitia penyelenggara kurban tidak memperhatikan adab-adab dan fiqh tentang penyembelihan hewan qurban.

Allah berfirman, “Telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu bagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah… (QS. Al Haj: 36)

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma menjelaskan ayat di atas, (Untanya) berdiri dengan tiga kaki, sedangkan satu kaki kiri depan diikat. (Tafsir Ibn Katsir untuk ayat ini)

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyembelih unta dengan posisi kaki kiri depan diikat dan berdiri dengan tiga kaki sisanya. (HR. Abu daud dan disahihkan Al-Albani).

Dzabh [arab: ذبح], menyembelih hewan dengan melukai bagian leher paling atas (ujung leher). Ini cara menyembelih umumnya binatang, seperti kambing, ayam, dst.

Pada bagian ini kita akan membahas tata cara Dzabh, karena Dzabh inilah menyembelih yang dipraktikkan di tempat kita -bukan nahr-.

Beberapa adab yang perlu diperhatikan:

 

1. Hendaknya yang menyembelih adalah shohibul kurban sendiri, jika dia mampu. Jika tidak maka bisa diwakilkan orang lain, dan shohibul kurban disyariatkan untuk ikut menyaksikan.

2. Gunakan pisau yang setajam mungkin. Semakin tajam, semakin baik. Ini berdasarkan hadis dari Syaddad bin Aus radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim).

3. Tidak mengasah pisau dihadapan hewan yang akan disembelih. Karena ini akan menyebabkan dia ketakutan sebelum disembelih. Berdasarkan hadis dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah ).

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seseorang yang meletakkan kakinya di leher kambing, kemudian dia menajamkan pisaunya, sementar binatang itu melihatnya. Lalu beliau bersabda (artinya): “Mengapa engkau tidak menajamkannya sebelum ini ?! Apakah engkau ingin mematikannya sebanyak Baca pos ini lebih lanjut

Hati – Hati, Kata Moslem ternyata penghinaan dan Bukan_Tidak sama dengan Muslim


Hati - Hati, Kata Moslem ternyata penghinaan dan Bukan_Tidak sama dengan Muslim

Hati - Hati, Kata Moslem ternyata penghinaan dan Bukan_Tidak sama dengan Muslim

Souvenir_Hati – Hati, Kata Moslem ternyata penghinaan dan Bukan_Tidak sama dengan Muslim_ Curriculum vitae (CV) biasanya berisi tentang biodata, mulai dari nama, tempat dan tanggal lahir, status, pendidikan, alamat, hingga agama. Nah, ketita kita menuliskan agama, khususnya bagi yang beragama Islam, sering menuliskan kata Moslem untuk religion, bukan Muslim. Demikian juga ketika ditanya apakah agamamu dalam bahasa Inggris, sering dijawab dengan “I’m Moslem,” kata ini jelas salah. Seharusnya dia menjawabnya dengan I’m Muslim. Lalu dimanakah letak kesalahannya? Mari kita telusuri lebih jauh.

Dulu, orang Barat sering menyebut pengikut Nabi Muhammad SAW (orang Islam/Muslim) dengan sebutan Mohammedans, atau Mahometans. Dalam bahasa Inggris kuno, kata ini bisanya digunakan sebagai Baca pos ini lebih lanjut

Tragedi WTC_Word Trade Center_911 Cuma Rekayasa Amerika.!!!


WTC_911

WTC_911

Souvenir_WTC_Word Trade Center_911 Cuma Rekayasa Amerika.!!!_2 hari yang lalu pas membuka inbox pesan di facebook ada salah satu kiriman yang sedikit bikin kaget ini isinya (maaf kalo udah ada yg posting sy sekedar sharing).

LIVE BROADCAST FROM MOST FAMOUS of WORLD WIDE TV

See the screen shots of the movie which proven if WTC 9-11 was NOT did by osama or any moslems.

So… who is the real terrorist???
Just check it out and answer your questions!
This is so important to defense our self from “their” slander to us if we as moslems are not terrorist!

I believe persons behind bomb bomb in europe, asia or other country, the REAL ACTOR is not moslems!

—- This note below are from mailist group—
Apa yang amerika bilang tentang WTC 11 september 2001?

Pesawat menabrak gedung, gedung kebakaran, lalu GEDUNG RUBUH KARENA API MERUSAK KONSTRUKSI GEDUNG DALAM TEMPO 1 JAM.

Sekali lagi: Penyebab gedung rubuh adalah KARENA API MERUSAK KONSTRUKSI GEDUNG DALAM TEMPO 1 JAM!

Ada lelucon, Jika ada orang membeli organ otak dari yayasan donor tubuh, maka otak orang asia harganya lebih mahal dibanding otak orang eropa! Lho mengapa bisa demikian? Karena otak orang asia masih baru dan tidak pernah dipakai, sedangkan otak orang eropa itu sudah second hand karena sering sekali dipakai!!!

Apakah anda paham maksud lelucon diatas? Kita sering langsung menelan mentah- Baca pos ini lebih lanjut

Do’a Malaikat Jibril_Tentang Ibadah Puasa_Waspada!!!!


Do'a Malaikat Jibril_Tentang Ibadah Puasa_Waspada!!!!

Do'a Malaikat Jibril_Tentang Ibadah Puasa_Waspada!!!!

Souvenir_Do’a Malaikat Jibril_Tentang Ibadah Puasa_Waspada!!!!_Alhamdulillah, patut kita panjatka puji syukur ke­hadirat Allah Subhanahu Wa Taala atas limpahan rah­mat dan taufiq-Nya yang dicurahkan kepada kita se­mua sehingga pada hari ini kita dapat rnerayakan hari kemenangan. Kita gembira merayakan kemenangan karena selama satu bulan kita berhasil berjuang mel­awan hawa nafsu di bulan suci Ramadan. Kita tentu berharap semoga Tuhan menerima segala perjuangan tersebut dengan mengampuni segala dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Ampunan dosa ini diharapkan sesuai dengan jam­inan Rasulullah Saw dalam salah satu sabdanya yang artin­ya: “Bulan Ramadan adalah bulan yang telah diwajibkan oleh Allah puasa dan aku men­contohkan kepadamu bangun sembahyang di malam hari, maka siapa yang puasa dan melaksanakan sembahyang Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: